Manajemen risiko memiliki berbagai asal dan dipraktekkan oleh berbagai
profesional. Salah satu perkembangan awal dalam manajemen risiko muncul di
Amerika Serikat dari fungsi manajemen asuransi. Praktik manajemen risiko
menjadi lebih luas dan terkoordinasi dengan lebih baik karena biaya asuransi pada
1950-an menjadi penghalang dan cakupan pertanggungan terbatas. Organisasi
menyadari bahwa membeli asuransi tidak cukup jika tidak ada perhatian yang
memadai terhadap perlindungan harta benda dan manusia. Oleh karena itu, pembeli
asuransi menjadi prihatin dengan kualitas perlindungan properti, standar kesehatan
dan keselamatan, masalah kewajiban produk, dan masalah pengendalian risiko
lainnya (Wibowo, 2022).
ISO 31000 adalah paduan penerapan risiko yang terdiri dari tiga elemen yaitu
prinsip, kerangka kerja, dan proses. Prinsip manajemen risiko adalah dasar atau
filosofi dari manajemen risiko. Kerangka kerja adalah pengaturan sistem
manajemen risiko secara terstruktur dan sistematis di seluruh organisasi. Proses
adalah aktivitas pengelolaan risiko yang berurutan dan saling terkait. Secara umum,
ISO 31000:2018 menyederhanakan versi 2009. Hal itu dapat dilihat pada perubahan
nama dari “principles and guidelines” menjadi hanya “guidlines” dan jumlah
halaman menyusut dari 24 halaman menjadi 16 halaman. Pada versi 2009, prinsip,
kerangka kerja, dan proses digambarkan sebagai rangkaian unsur yang berurutan.
Sedangkan pada versi 2018 ketiga bagian ini digambarkan sebagai sistem terbuka
yang saling berkaitam. Prinsip manajemen risiko berubah dari 11 prinsip pada bersi
2009 menjadi satu tujuan dan delapan prinsip pada versi 2018 diantaranya adalah
terintegrasi, terstruktur dan komperhensif, disesuaikan, inklusif, dinamis, infromasi
terbaik yang tersedia, faktor manusia dan budaya, dan peningkatan
berkesinambungan (Mahardika dkk., 2019).
Tujuan ISO 31000 adalah sebagai standar internasional untuk penerapan
manajemen risiko yang dapat digunakan oleh berbagai jenis organisasi dalam
menghadapi berbagai risiko yang ada pada prose bisnis organisasi. Dalam proses
manajemen risikon, ISO 31000 membagi kriteria risiko berdasarkan tingkat
kepentingannya ISO 31000:2018 menggantikan versi 2009 dengan mengubah nama
dari principles and guidelines menjadi guidelines. Nama tersebut merupakan
bentuk penyederhanaan dari versi sebelumnya, telihat dari jumlah halaman yang
awalnya 24 halaman menjadi 16 halaman (Fachrezi, 2021)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar