Faktor kepuasaan kerja yang dikemukakan oleh Kreitner & Kinicki
(2014) ini berfokus pada berbagai penyebab. Beikut adalah faktor-faktor yang
akan memberikan pemahaman yang bisa digunakan untuk meningkatkan
kepuasan kerja,
1) Pemenuhan Kebutuhan (Need fulfillment), faktor ini menyatakan bahwa
karakteristik sebuah pekerjaan akan memungkinkan seseorang memenuhi
kebutuhanya. Survey yang dilakukan Society fo Human Resource
Management menghasilkan empat pilihan teratas yaitu gaji, tunjangan,
keamanan pekerjaan dan keseimbangan pekerjaan, semua yang berhubungan
secara langsung dengan kemampuan pegawai untuk memenuhi berbagai
kebutuhan dasar.
2) Ketidaksesuaian (Discrepancies) merupakan hasil dari ekpektasi yang
terpenuhi. Seseorang akan merasa puas ketika keadaan yang terjadi sesuai
atau melebihi ekspektasi yang dia inginkan.
3) Pencapaian Nilai (Value attainment) faktor ini menjelaskan bahwa kepuasan
merupakan hasil dari persepsi bahwa pekerjaan memungkinkan untuk
memenuhi nilai penting seseoang.
4) Keadilan (Equity), merupakan fungsi dari seberapa adil seseorang
diperlakukan di tempat kerja. Persepsi pegawai diperlakukan di tempat kerja.
Persepsi keadilan pegawai mengenai perlakukan adil di tempat kerja sangat
berhubungan dengan keseluruhan kepuasan kerja.
5) Komponen Watak dan Genetik (Dispositional/Genetic components), secara
spesifik, disposisi/genetis didasarkan pada kepercayaan bahwa kepuasan
kerja sebagian adalah fungsi dari sifat pribadi dan faktor genetik. Karenanya,
model ini menyatakan bahwa perbedaan individu yang stabil sama
pentingnya dalam menjelaskan kepuasan kerja dengan karakteristik
lingkungan kerja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar