Authentic Leadership ialah bentuk dari sikap pemimpin yang
memanfaatkan serta meningkatkan di dalam kinerja mental yang
baik serta keadaan sikap yang baik, demi menumbuhkan pemahaman
kepada diri sendiri yang lebih baik, sudut pandang sikap yang
diajarkan, penggarapan sesuai dari informasi, serta hubungan yang
telihat antara pemimpin dan pegawainya, memajukan pembangunan
yang positif pada diri sendiri (Walumba et al., 2008). Authentic
Leadership ialah karakter moral pemimpin, kepedulian terhadap
orang lain dan kesesuaian antara nilai-nilai etika dan tindakan
(Shahid, 2010). Authentic Leadership adalah karakter non-otoriter
(Costas & Taheri, 2012) pemimpin, pola perilaku yang etis dan
transparan (Avolio et al., 2009), yang dapat dilihat sebagai dasar dan
inti dari semua bentuk kepemimpinan positif.
Authentic Leadership adalah seorang pemimpin yang memiliki
kepercayaan diri, optimisme, harapan, efesiensi dan ketahanan.
Authentic Leadership adalah nilai dan perspektif moral yang jelas,
memiliki pandangan positif ke depan dan menempatkan karyawan
untuk menjadi pemimpin di kepentingan yang tinggi (Avolio &
Mahtre, 2012). Authentic Leadership adalah gaya kepemimpinan
yang mampu menumbuhkan komitmen organsisasi pada karyawan
melewati kinerja pada mental berupa self-efficacy, hope dan
optimism. Kondisi ini disebabkan Authentic Leadership mampu
menumbuhkan keyakinan diri dan kemampuan diri pada karyawan
(Rego et al., 2016). Berdasarkan uraian tersebut, maka Authentic
Leadership adalah suatu gaya kepemimpinan yang memiliki pola
perilaku yang positif untuk menumbuhkan kesadaran diri pada
karyawan, memiliki rasa kepedulian terhadap karyawan, memiliki
cara memimpin yang etis dan transparan terhadap diri sendiri
maupun terhadap karyawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar