Kamis, 26 Oktober 2023

Kinerja Karyawan

Kinerja merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk
sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu
periode dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu
atau yang diproyeksikan, dengan dasar efisiensi, pertanggungjawaban atau
akuntabilitas manajemen dan semacamnya (Kirom, 2010). Sedangkan menurut
Prawirosentono (1999), performance atau kinerja adalah hasil kerja yang dapat
dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai
dengan wewenang dan tanggungjawab masing-masing dalam rangka upaya
mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum
dan sesuai dengan moral ataupun etika.
Waldman (1994) mengungkapkan kinerja merupakan gabungan perilaku
dengan prestasi dari apa yang diharapkan dan pilihannya atau bagian syaratsyarat tugas yang ada pada masing-masing individu dalam organisasi.
Sedangkan menurut Mangkunegara (2001) kinerja dapat didefinisikan sebagai
hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat dicapai oleh seseorang
pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggungjawab yang
diberikan kepadanya.
Cascio (1995) mengatakan bahwa kinerja merupakan prestasi karyawan
dari tugas-tuganya yang telah ditetapkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
kinerja karyawan merupakan suatu keadaan karyawan yang harus diketahui dan
dikomunikasikan kepada pihak-pihak tertentu untuk mengetahui tingkat
berhasilnya pencapaian suatu organiasi dihubungkan dengan visi yang dimiliki
oleh organisasi tersebut serta mengetahui apa dampak positif dan negatif dari
kebijakan operasional yang diambil. Kinerja merupakan indikator untuk
menentukan bagaimana usaha yang harus dilakukan agar karyawan dapat
mencapai tingkat produktivitas yang tinggi.

Tidak ada komentar: