Model CIPP ini menekankan pada peran sumatif. Oleh karena itu, dalam evaluasi hasil model CIPP memberikan posisi penting bagi peran sumatif. Informasi yang dihasilkan evaluasi hasil CIPP digunakan untuk menentukan apakah suatu program harus diganti , revisi atau dihentikan Penggunaan model CIPP (Contexs, Input, Process, Product)yaitu : Tahap I Evaluasi pada aspek 1 dan 2 (contexs dan input)dilakukan dengan melihat pada wawancara narasumber dan teori-teori yang berhubungan dengan peran dan fungsi komite sekolah secara ideal. Peran dan fungsi komite sekolah dengan feedbackyang diperoleh setelah di evaluasi. Tahap II Evaluasi proses dilakukan dengan mengobservasi proses sesuai kriteria-kriteria tertentu, termasuk didalamnya komite sekolah melakukan kegiatan atau melaksanakan program pendidikan yang diharapkan dalam Kemendiknas Nomor: 044/U/2002. Tahap III Evalauasi hasil (productevaluation) adalah tahap akhir dan paling penting karena hasil kinerja komite sekolah adalah tujuan yang telah ditetapkan maka
instrumennya ditetapkan berdasarkan domain yang menjadi tujuan proses tertentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar