Pemasar perlu mempelajari konsumen dalam rangka memasarkan
produknya. Sebab dengan mempelajari perilaku konsumen maka pemasar mampu
menentukan strategi pemasaran yang tepat. Dengan memahami perilaku konsumen,
pemasar akan mampu mengetahui produk atau jasa seperti apa yang disukai
konsumen sehingga produk atau jasa akan lebih mudah terjual. Menurut Hawkins,
Best, dan Coney dalam Supranto dan Limakrisna (2007:4), perilaku konsumen
adalah studi tentang individu, kelompok atau organisasi serta proses yang mereka gunakan untuk memilih, menjamin, menggunakan, dan menjual produk, jasa,
pengalaman atau ide untuk memuaskan kebutuhan dan pengaruh dari proses ini
kepada konsumen dan masyarakat. Dalam memahami perilaku konsumen perlu
dipahami siapa konsumen, sebab dalam suatu lingkungan yang berbeda akan
memiliki penelitian, kebutuhan, pendapat, sikap, dan selera yang berbeda. Kotler
dan Armstrong menyatakan bahwa faktor - faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumen adalah kebudayaan, faktor sosial, pribadi, psikologis. Sebagian faktorfaktor tersebut tidak diperhatikan oleh pemasar tetapi sebenarnya harus
diperhitungkan untuk mengetahui seberapa jauh faktor-faktor perilaku konsumen
tersebut mempengaruhi pembelian konsumen. Engel (1995) mendefinisikan
perilaku konsumen sebagai suatu tindakan yang langsung mendapatkan,
mengkonsumsi, serta menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan
yang mendahului dan menyusul tindakan. The American Marketing Association
mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis antara pengaruh dan
kognisi, perilaku, dan kejadian di sekitar kita dimana manusia melakukan kegiatan
pertukaran dalam hidup mereka. Paling tidak ada tiga ide penting dalam definisi di
atas: (1) perilaku konsumen adalah dinamis; (2) hal tersebut melibatkan interaksi
antara pengaruh dan kognisi, perilaku, dan kejadian sekitar; dan (3) Hal tersebut
melibatkan pertukaran (Peter dan Olson, 2003). Menurut Mowen (1995), perilaku
konsumen didefinisikan sebagai studi mengenai pembelian dan proses pertukaran
yang melibatkan konsumsi dan pertukaran barang, jasa, pengalaman, dan ide.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar