Untuk membuat sesuatu barang secara lancar dengan biaya produksi yang
minimal maka haruslah direncanakan. Menurut Indriyo (2009:207) dalam
perencanaan tersebut, maka perlu adanya pembuatan gambar-gambar. Gambar
tersebut akan menunjukkan komponen-komponen yang terkandung dalam barang
yang akan diproduksi itu. Selanjutnya memikirkan tentang bagaimana urutan
proses produksi itu harus dilaksanakan. Urutan proses produksi tersebut
kemudian harus dituangkan ke dalam dokumen yang disebut rout sheets atau
operation sheets.
Perencanaan merupakan hal penting karena menghadapi ketidakpastian
keadaan dimasa akan datang, sehingga dibuat suatu perencanaan diharapkan
kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan. Untuk membuat perencanaan yang baik
perlu diperhatikan masalah intern dan ekstern. Masalah intern adalah yang datang
dari dalam perusahaan dimana masalah berada dalam manajemen perusahaan
seperti peralatan atau mesin-mesin atau bahan baku yang digunakan untuk
produksi, serta tenaga kerja dan lain-lain. Sedangkan masalah ekstern adalah
masalah yang datang dari luar perusahaan dan diluar manajemen perusahaan,
seperti inflasi, kebijakan pemerintah dan faktor lingkungan lainnya. Sedangkan
pengertian perencanaan produksi (production planning) adalah perencanaan dan
pengorganisasian sebelumnya mengenai orang-orang, bahan-bahan, mesin-mesin
dan peralatan lain serta modal yang diperlukan untuk memproduksi barang-barang
pada suatu periode tertentu di masa depan sesuai dengan yang diperkirakan atau
diramalkan (Assauri, 2008:181).
Dari pengertian diatas berarti bahwa perencanaan produksi membutuhkan
pertimbangan dan ketelitian yang terperinci dalam menganalisa kebijakan, karena
perencanaan ini merupakan dasar penentuan bagi manajer dalam rangka mencapai
tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar