Beberapa tipe konsumen yang
mencari variasi mempunyai ciri-ciri perilaku
beli eksploratori, eksplorasi yang dilakukan
oleh orang lain, dan keinovatifan penggunaan
(Dharmmesta dan Junaidi, 2002). Sedangkan
Ardininto (2009) mengatakan pada beberapa
produk tertentu, perilaku konsumen dalam
mencari variasi menjadi salah satu faktor
pendorong perilaku untuk berpindah merek.
Namun perilaku mencari variasi yang dilakukan
konsumen tersebut terbatas pada beberapa
kategori produk khusus.
Menurut Sulistiyani (2006), minat
perpindahan merek dapat muncul karena
adanya perilaku variety seeking atau perilaku
mencari variasi konsumen. Dalam hal ini
konsumen hanya mengaktifkan tahap
kognitifnya dapat dihipotesiskan sebagai
konsumen yang paling rentan terhadap minat
perpindahan merek karena adanya
rangsangan pemasaran
.Kebutuhan mencari variasi adalah
dorongan yang timbul dari dalam diri
konsumen ketika konsumen dihadapkan pada
pemilihan merek (Van Trijp dkk, 1996). hal ini
dipertegas oleh pernyataan Wilkie (1994) yang
mengemukakan bahwa yang mendasari
konsumen dalam mencari variasi adalah
karena munculnya rasa penasaran pada diri
konsumen itu sendiri. Hal inilah yang mendasari
terjadinya keputusan minat perpindahan merek.
Perilaku minat perpindahan merek merupakan
fenomena yang kompleks, yang dapat terjadi
karena adanya perilaku mencari keberagaman
(variety seeking), terdapatnya penawaran
produk lain atau dapat juga terjadi karena
adanya masalah yang ditemukan atas produk
yang sudah dibeli
Tidak ada komentar:
Posting Komentar