Konsep efisiensi pasar modal mempunyai banyak pengertian yang berbeda
tergantung keperluan pelaku yang menerapkannya. Jogiyanto (2009) membedakan
pengertian internal efficiency dengan eksternal efficiency. Eksteral efficiency
menunjukkan bahwa pasar berada pada posisi keseimbangan sehingga
pengambilan keputusan perdagangan saham atas dasar informasi yang tersedia di
pasar tidak dapat memberikan tingkat keuntungan di atas tingkat keuntungan
pasar ekuilibrium. Sebaliknya internal efficiency menunjukkan bahwa pasar
modal tidak hanya memberikan harga yang benar tetapi juga memberikan jasajasa yang diperlukan dengan biaya serendah mungkin.
Jogiyanto (2009) mengungkapkan bentuk efisiensi pasar dapat ditinjau dari
segi ketersediaan informasinya saja (enformationally efficient market) atau
efisiensi pasar dapat pula ditinjau tidak dari ketersediaan informasi saja tetapi juga
dilihat dari kecanggihan pelaku pasar dalam pegambilan keputusan berdasarkan
analisis dari informasi yang tersedia (decisionally efficient market).
Berikut
diuraikan secara rinci bentuk efisiensi pasar tersebut:
1. Efisiensi pasar berdasarkan informas
a. Efisiensi bentuk lemah (weak form), pasar dikatakan efisien dalam bentuk
lemah jika harga-harga dari sekuritas tercermin secara penuh (fully reflect)
informasi masa lalu. Informasi masa lalu ini merupakan informasi yang
sudah terjadi. Bentuk efisiensi pasar secara lemah ini berkaitan dengan teori
langkah acak (random walk theory) yang menyatakan bahwa masa lalu tidak
25
berhubungan dengan nilai sekarang. Jika pasar efisien secara bentuk lemah,
maka nilai-nilai masa lalu tidak dapat digunakan untuk memprediksi harga
sekaranng. Ini berarti bahwa bentuk pasar yang efisien bentuk lemah,
investor tidak dapat menggunakan informasi masa lalu untuk mendapatkan
abnormal return.
b. Efiensi pasar bentuk setengah kuat (semistrong form), pasar dikatakan
efisien bentuk setengah kuat jika harga-harga sekuritas secara penuh (fully
reflect) mencerminkan semua informasi yang dipublikasikan (all publicly
available) semua informasi yang berada di laporan-laporan keuangan
perusahaan emiten. Pengaruh suatu informasi yang dipublikasikan terhada
harga dapat berbentuk informasi yang hanya berpengaruh terhadap harga
sekuritas yang bersangkutan, informasi yang mempengaruhi harga-harga
sejumlah perusahaan atau informasi yang dipublikasikan dapat pula
berpengaruh terhadap harga-harga sekuritas semua perusahaan yang
terdaftar di pasar saham.
c. Efiensi pasar bentuk kuat (strong form), pasar dikatakan efisien dalam
bentuk kuat jika harga-harga sekuritas secara penuh mencerminkan (fully
reflect) semua informasi yang tersedia termasuk informasi privat. Jika pasar
efisien dalam bentuk ini maka tidak ada individual investor atau grup dari
investor yang dapat memperoleh keuntungan tidak normal (abnormal
return) karena mempunyai informasi privat.
2. Efisiensi pasar berdasarkan keputusan
Pembagian efisiensi berdasarkan informasi tidaklah cukup untuk menjamin
efisiensi pasar, perbedaan kemampuan dalam menganalisis dan
menginterpretasikan informasi sebagai informasi baik atau buruk,
memungkinkan bagi pelaku pasar untuk memperoleh abnormal return
karena kecanggihannya. Efisiensi pasar perlu juga dilihat berdasarkan
kecanggihan pelaku pasar dalam mengolah informasi untuk pengambilan
keputusan sehingga efisiensi pasar secara keputusan dapat didefinisikan
sebagai efisiensi pasar dimana semua pelaku pasar dapat mengambil
keputusan dengan canggih.
Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan pasar menjadi efisien. Pasar
efisien terjadi karena peristiwa-peristiwa sebagai berikut ini:
a. Investor adalah penerima harga (price takers), yang berarti bahwa sebagai
pelaku pasar, investor seorang diri tidak dapat mempengaruhi harga dari
suatu sekuritas.
b. Informasi tersedia luas kepada semua pelaku pasar pada saat yang
bersamaan dan harga untuk memperoleh informasi tersebut murah.
c. Informasi dihasilkan secara acak (random) dan tiap-tiap pengumuman
informasi sifatnya random satu dengan yang lainnya sehingga investor tidak
dapat memprediksi kapan emiten akan mengumumkan informasi yang baru. d. Investor bereaksi dengan menggunakan informasi secara penuh dan cepat,
sehingga harga sekuritas berubah dengan semestinya mencerminkan
informasi tersebut utnuk mencapai keseimbangan yang baru.
Sebaliknya pasar dikatakan efisien jika kondisi-kondisi berikut terjadi,
yaitu:
a. Terdapat sejumlah kecil pelaku pasar yang data mempengaruhi harga dari
sekuritas.
b. Harga dari informasi adalah mahal dan terdapat akses yang tidak seragam
antara pelaku pasar yang satu dengan yang lainnya terhadap suatu informasi.
c. Informasi yang disebarkan dapat diprediksi baik oleh sebagian dari pelakupelaku.
d. Investor adalah individual-individual yang lugas (naïve investor) dan tidak
canggih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar