Terdapat beberapa istilah dan notasi yang sering digunakan pada SEM,
berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai istilah-istilah dalam SEM
(Ghozali, 2011):
a. Variabel laten atau construct atau unobserved variables merupakan variabel
yang tidak dapat diukur melalui observasi secara langsung namun
memerlukan beberapa indikator untuk dapat mengukurnya.
b. Variabel indikator atau manifest variables atau observed variable adalah
variabel yang dapat diukur dan diamati secara langsung, variabel
indikator/manifes digunakan untuk mengukur sebuah variabel laten.
c. Variabel eksogen adalah variabel yang tidak dipengaruhi variabel lain,
ditunjukkan dengan tidak ada tanda panah yang mengarah pada variabel
tersebut. Variabel eksogen dinotasikan dengan simbol
(ksi) yang
merupakan penduga atau penyebab untuk variabel lainnya dalam suatu model
persamaan struktural. Jika terdapat dua variabel eksogen yang saling
berkorelasi, ditunjukkan dengan gambar tanda panah dua arah (nonrecursive)
yang menghubungkan kedua variabel tersebut.
d. Variabel endogen, dinotasikan dengan simbol (eta) adalah variabel yang
dipengaruhi oleh variabel lainnya (independent variable) dalam suatu model
penelitian. Variabel endogen ditunjukkan dengan adanya tanda panah yang
mengarah pada variabel tersebut.
e. Variabel antara yang ditunjukkan dengan adanya tanda panah yang mengarah
dan meninggalkan suatu variabel, sedangkan variabel terikat hanya memiliki
tanda panah yang mengarah ke variabel tersebut.
f. Model struktural atau disebut juga dengan inner model adalah model yang
menggambarkan hubungan-hubungan antara variabel laten. Sebuah hubungan
diantara variabel laten serupa dengan sebuah persamaan regresi linier diantara
variabel laten tersebut.
g. Model pengukuran (measurement model) atau outer model adalah model yang
menghubungkan variabel indikator dengan variabel laten.
h. Loading factor dinotasikan dengan simbol
(lambda) adalah nilai yang
menyatakan hubungan-hubungan antara variabel laten dengan indikatornya.
Faktor loading memiliki nilai diantara -1 sampai dengan 1 seperti korelasi.
i. Indikator reflektif adalah indikator yang menjelaskan bahwa variabel laten
merupakan pencerminan dari indikator-indikatornya. Pada indikator reflektif,
kesalahan pengukuran (error) adalah pada tingkat indikator dan disimbolkan
dengan
(epsilon) atau
(delta).
j. Indikator formatif adalah indikator yang menjelaskan bahwa variabel laten
dibentuk atau disusun oleh indikatornya. Sehingga seolah-olah variabel laten
dipengaruhi oleh indikator-indikatornya. Pada indikator formatif kesalahan
pengukuran berada pada tingkat variabel laten dan dinotasikan oleh
(zeta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar