Daya pikat produk meliputi seberapa banyak sesuatu yang lebih
buruk atau lebih baik dalam berbagai dimensi suatu alternatif
konsumen akan produk Julander dan Soderlund dalam Taufiq (2007:20).
Ketika ada sedikit alternatif sehat atau merasa kinerja atau manfaat dari
atribut produk rendah, tingkat kemungkinan untuk tetap mengkonsumsi
juga rendah. Jika resiko yang dirasakan lebih besar dari resiko yang dapat
diterima, maka konsumen termotivasi untuk mengurangi resiko dengan
beberapa cara atau tidak jadi melakukan pembelian. Oleh karena itu
konsumen cenderung memperkecil tingkat resiko untuk mencari alternatif
merek produk yang terbaik dari beberapa merek yang tersedia di pasar.
Lebih lanjut, daya pikat produk berorientasi pada persepsi pelanggan
mengenai alternatif pilihan dari persaingan yang ada di pasar. Jones
dan Burnham dalam Balabanis dkk, (2006:12) sudah menyoroti bahwa daya pikat produk merupakan satu faktor penting ketika pelanggan
mempertimbangkan perpindahan supplier yang heterogen. Oleh karena
itu merek perlu meningkatkan persepsi tentang manfaat perpindahan
dalam kaitan dengan temuan suatu alternatif sehingga pelanggan
merasa tidak ada manfaat yang dirasakan dari perpindahan merek
ketika produk yang disediakan oleh pesaing adalah sama.
Berdasarkan pernyataan-pernyataan diatas maka variabel Daya
pikat produk dalam penelitian ini dibentuk oleh indikator berikut Ramada
(2006:22) :
1. Reputasi produk dibanding provider lainnya
2. Produk adalah merek (brand) yang terkenal dibanding provider
lainnya.
3. Kelengkapan layanan produk dibanding provider lainnya.
4. Kualitas layanan sms (short message service quality) produk
dibanding provider lainnya.
5. Kualitas suara saat percakapan (call quality) produk dibanding
provider lainnya.
6. Kualitas jangkauan (coverage quality) produk dibanding
provider lainnya.
7. Kualitas layanan internet produk lebih baik dari operator lain
dibanding provider lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar