Senin, 17 Februari 2020

Inovasi Produk (skripsi dan tesis)


 Inovasi produk, yang menghasilkan barang atau jasa baruan atau perbaikan dari yang telah ada dan Inovasi proses, yang menghasilkan cara baru dalam mengerjakan sesuatu proses (Widarti, 2011). Kotler (2012) mendefinisikan inovasi produk sebagai gabungan dari berbagai macam proses yang saling mempengaruhi antara satu dengan yang lain. Inovasi menurut Utaminingsih (2016) didefinisikan sebagai penerapan gasasan, produk atau proses yang lebih baru. Hurley dan Hult sendiri mendefinisikan inovasi sebagai sebuah mekanisme perusahaan untuk beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis. Konsep inovasi dibedakan menjadi tiga yaitu, inovasi organisasi (organisational innovation), tingkat inovasi (innovativeness) dan kemampuan untuk inovasi (capasity to innovate).
1. Tingkat inovasi organisasi (organisasional innovativeness) adalah tingkat dimana pengembangan dan implementasi gagasan yang mewakili kapabilitas perusahaan.
2. Tingkat inovasi (innovativeness) lebih merupakan aspek budaya organisasi yang mencerminkan tingkat keterbukaan terhadap gagasan baru.
 3. Kemampuan untuk inovasi (capasity to innovate) adalah kemampuan organisasi untuk mengadopsi atau mengimplementasikan gagasan baru, proses dan produk baru. Perusahaan/industri mengalami dilema jika mereka tidak melakukan inovasi, perushaanakan mati. Inovasi masih tetap lebih aman daripada hanya diam.
Menurut Utaminingsih (2016) inovasi merupakan cara untuk terus membangun dan mengembangkan organisasi yang dapat dicapai melalui introduksi teknologi baru, aplikasi baru dalam bentuk produk-produk baru organisasi perpaduan berbagai aspek inovasi tersebut pada gilirannya membentuk arena inovasi. Menurut Freeman (2004) menganggap inovasi sebagai upaya dari perusahaan melalui penggunaan teknologi dan informasi untuk mengembangkan, memproduksi dan memasarkan produk yang baru untuk industri, dengan kata lain 18 inovasi adalah modifikasi atau penemuan ide untuk perbaikan secara terusmenerus serta pengembangan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Pervaiz K. Ahmed and Charles D. Shepherd, (2010) inovasi tidak hanya terbatas pada benda atau barang hasil produksi, tetapi juga mencakup sikap hidup, perilaku, atau gerakan-gerakan menuju proses perubahan di dalam segala bentuk tata kehidupan masyarakat. Cynthia dan Hendra (2014) mengungkapkan bahwa inovasi produk ialah nilai tambah dibanding produk yang sama sehingga dapat menjadikan perusahaan memiliki keunggulan didalam pasar. Inovasi dapat dipisahkan menjadi tiga indikator yaitu, perluasan produk, peniruan produk, dan produk baru.
 Menurut (Amabile et al. 2007) inovasi adalah konsep yang lebih luas yang membahas penerapan gagasan, produk atau proses yang baru. Inovasi juga didefinisiskan sebagai penerapan yang berhasil dari gagasan kreatif perusahaan. Peneliti menyimpulkan inovasi berarti suatu ide, produk, informasi teknologi, kelembagaan, perilaku, nilai-nilai, dan praktik-praktik baru yang belum banyak diketahui, diterima, dan digunakan atau diterapkan oleh sebagian besar warga masyarakat dalam suatu lokalitas tertentu, yang dapat digunakan atau mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala aspek kehidupan masyarakat demi terwujudnya perbaikan mutu setiap individu dan seluruh warga masyarakat yang bersangkutan. Dari definisi yang telah dikemukakan diatas menurut (Lukas dan Ferrel, 2004) terdapat tiga dimensi untuk mengukur variabel inovasi produk yaitu, 19 perluasan produk, peniruan produk, dan produk baru, sehingga tiga dimensi tersebut dapat dijadikan sebagai indikator peneliatian

Tidak ada komentar: