Jumat, 27 September 2019

Dimensi Kesiapan untuk Berubah (skripsi dan tesis)

Penelitian yang dilakukan oleh Holt et al (2007) menunjukkan bahwa kesiapan untuk perubahan adalah multidimensi yang dipengaruhi oleh keyakinan karyawan bahwa
 (a) mereka mampu mengimplementasikan perubahan yang diusulkan (yaitu, change efficacy), 
(b) perubahan yang diusulkan sesuai untuk organisasi (yaitu, appropriateness),
 (c) para pemimpin berkomitmen untuk perubahan yang diusulkan (yaitu, management support), dan (d) perubahan yang diusulkan bermanfaat bagi organisasi anggota (yaitu, personal benefit). 
Berdasarkan penelitian Holt et al (2007) terdapat beberapa dimensi kesiapan karyawan untuk berubah yaitu sebagai berikut :
 a. Appropriateness (Ketepatan untuk melakukan perubahan)
 Dimensi ini merupakan dimensi yang menjelaskan tentang keyakinan individu bahwa perubahan yang diusulkan akan tepat bagi organisasi dan meyakini organisasi akan mendapatkan keuntungan dari penerapan perubahan. Individu akan meyakini adanya alasan yang logis untuk berubah serta adanya kebutuhan untuk perubahan yang diusulkan, serta berfokus pada manfaat dari perubahan bagi perusahaan, efisiensi yang diperoleh dari perubahan, dan ketepatan tujuan perusahaan dengan tujuan perubahan. 
 b. Change efficacy (Rasa percaya terhadap kemampuan diri untuk berubah) 
Dimensi ini menjelaskan aspek keyakinan individu tentang kemampuannya untuk menerapkan perubahan yang diinginkan, dimana  ia merasa mempunyai keterampilan seta sanggup untuk melakukan tugas yang berkaitan dengan perubahan. Dengan kata lain, karyawan merasa bahwa ia memiliki kemampuan sehingga dapat menyelesaikan tugas dan aktivitas yang berhubungan dengan pelaksanaan perubahan yang diusulkan. 
c. Management support (Dukungan manajemen) 
Dimensi ini menjelaskan aspek keyakinan atau persepsi individu bahwa para pemimipin akan mendukung dan berkomitmen terhadap perubahan yang diusulkan. Dengan kata lain, karyawan merasa bahwa pemimpin dan manajemen dalam organisasi memiliki komitmen dan mendukung pelaksanaan perubahan yang diusulkan. 
d. Personal benefit (Manfaat bagi individu) 
Dimensi yang menjelaskan aspek keyakinan mengenai keuntungan yang dirasakan secara personal yang akan didapatkan apabila perubahan tersebut diimplementasikan. Dengan kata lain karyawan merasa bahwa ia akan memperoleh manfaat dari pelaksanaan perubahan yang diusulkan 
Menurut Hanpachern (1997), dimensi kesiapan berubah terdiri dari tiga yaitu participating (keterlibatan anggota organisasi dalam pelaksanaan proses perubahan), promoting (adanya promosi yang dilakukan oleh anggota organisasi kepada rekannya) dan resisting (penolakan karyawan terhadap perubahan). Namun dalam penelitian ini dimensi kesiapan berubah yang digunakan adalah dimensi kesiapan berubah yang dikemukakan oleh Holt et al (2007). Berdasarkan uraian 30 tersebut maka dimensi kesiapan untuk berubah adalah Appropriateness (Ketepatan untuk melakukan perubahan), Change efficacy (Rasa percaya terhadap kemampuan diri untuk berubah), Management support (Dukungan manajemen), serta Personal benefit (Manfaat bagi individu).

Tidak ada komentar: