Dalam kehidupan sehari-hari senantiasa ada interaksi, antar individu,
antar kelompok, antar bangsa. Hubungan ini merupakan suatu dinamika
tersendiri dan diwarnai oleh bermacam-macam sikap, pandangan maupun
tingkah laku. Adapun materi dalam interaksi ini tergantung dari motivasi dan
tujuan terjadinya interaksi tersebut. Dengan sendirinya dalam interaksi ini ada
hubungan timbal balik di mana terlihat bentuk-bentuk dari komunikasi antar
kedua objek. Bentuk interaksi komunikasi dapat bersifat penuh kehangatan,
kerjasama, persaingan, kepedulian, kebencian atau agresifitas dan
pertentangan diantara kedua belah pihak, yang semuanya ini merupakan
dimensi dari interaksi dan komunikasi.
Untuk menjalankan aktivitas kehidupannya, manusia tidak pernah
lepas dari komunikasi, karena komunikasi merupakan suatu proses asasi bagi
manusia dalam bermasyarakat serta dalam kapasitasnya sebagai mahluk
sosial. Eksistensinya sebagai mahluk sosial dimanifestasikan melalui
interaksi, interaksi sosial dan komunikasi. Begitu lekatnya keberadaan
interaksi dan komunikasi yang bersandar dalam setiap gerak langkah manusia
sehingga menganggap hal itu sebagai suatu proses yang biasa, karenanya
tidak banyak mendapat perhatian yang khusus.
Disadari atau tidak komunikasi sebagai bagian dari kehidupan
manusia mempunyai peranan yang sangat dominan. Dengan komunikasi
manusia mampu meningkatkan kualitas kehidupan di samping memberikan
nilai tambah yang tidak terukur jumlahnya bagi manusia, sehingga dengan
terputusnya atau adanya gangguan pada sumber pesan, saluran penerima
pesan, maka hilanglah suatu kesempatan yang berarti, dengan kata lain bahwa
individu baik sebagai komunikator ataupun sebagai komunikan sama-sama
mempunyai peranan yang penting dalam terjadinya proses interaksi dan
komunikasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar