Jumat, 15 April 2022

Penggolongan Inflasi (skripsi tesis dan disertasi)


Dalam buku Kebanksentralan seri inflasi (Suseno dan Siti Astiyah,2009:3)
dan buku karya Supriyanto (2007:172), Inflasi digolongkan menjadi beberapa
jenis. Berikut ini merupakan beberapa penggolongan inflasi:
a. Penggolongan inflasi berdasarkan tingkatannya, yaitu terdiri dari :
Inflasi ringan yaitu dibawah 10% setahun
Inflasi sedang yaitu antara 10%-30% setahun
Inflasi berat yaitu antara 30%-100% setahun
Hiperinflasi atau inflasi tidak terkendali yaitu diatas 100% setahun.
b. Penggolongan inflasi berdasarkan sebab-sebabnya, terdiri dari :
Demand inflation yaitu inflasi yang timbul karena tingginya permintaan
masyarakat terhadap berbagai barang dan jasa. Peningkatan permintaan
masyarakat terhadap barang atau jasa (aggregate demand), disebabkan oleh
beberapa hal seperti bertambahnya pengeluaran pemerintah yang dibiayai
oleh pencetakan uang, kenaikan permintaan ekspor, dan bertambahnya
pengeluaran investasi swasta karena kredit yang murah. Dan,
Cost inflation yaitu inflasi yang timbul karena kenaikan biaya produksi.
Cost inflation terjadi jika biaya produksi naik, misalnya disebabkan oleh
kenaikan harga baham bakar minyak (BBM).
c. Penggolongan inflasi berdasarkan tempat asalnya, yaitu Domestic Inflation
dan Imported Inflation :
Inflasi berasal dari dalam negeri (Domestic Inflation) 
Inflasi yang berasal dari dalam negeri timbul karena terjadinya defisit
anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan
gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal.
Inflasi berasal dari luar negeri (Imported Inflation)
inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang timbul sebagai akibat dari
kenaikan harga barang impor. Hal ini terjadi karena tingginya biaya produksi
barang di luar negeri atau adanya kenaikan tarif impor barang.

Tidak ada komentar: