Menurut Holt, Armenakis, Field dan Harris (2007) dari penelitiannya
menyatakan bahwa kesiapan individu untuk berubah memiliki empat faktor yang
memengaruhi secara simultan, antara lain:
a. Change content mencakup pada sesuatu yang akan diubah pada organisasi
seperti sistem administrasi, prosedur dalam kerja, tehnologi, dan struktural
organisasi.
b. Change process merujuk pada proses implementasi perubahan yang sudah
direncanakan dan diusulkan sebelumnya. Dan dalam hal ini job involvement
berkontribusi terhadap kesiapan individu untuk berubah pada proses
perubahan yang diterapkan oleh perusahaan.
c. Organizational context merupakan keterkaitan kondisi pada lingkungan kerja
pada saat diimplementasikannya perubahan. Dalam proses perubahan ini
didasari oleh persepsi dari manfaat yang didapat, adanya resiko kegagalan
dan tuntutan dari luar organisasi.
d. Individual atributtes, merupakan pandangan yang berkaitan dengan individu
untuk menerima perubahan, dalam hal ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
1. Self-efficasy, atau yang biasa disebut dengan keyakinan diri yang
berkaitan dengan mampu atau tidaknya seseorang dalam melaksanakan
tugas perubahan yang ditetapkan oleh organisasi.
2. Personal Valence, atau valensi pribadi berkaitan dengan keuntungan
yang diterima dari diterapkannya perubahan yang dibuat oleh
organisasi yang mereka tempati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar