Menurut Syarmenda (2016) menjelaskan bahwa
tekanan eksternal adalah tekanan yang mampu
mempengaruhi tingkat kemampuan pemerintah menjadi
lebih rendah, terutama yang terkait dengan penerapan suatu
kebijakan maupun prosedur. Tekanan eksternal merupakan
suatu hal yang terkait dengan tekanan yang berasal dari luar
SKPD seperti peraturan, eksekutif, masyarakat, dan
sebagainya (Masruroh, 2015).
Berbeda dengan yang disampaikan oleh Solin
(2013) tekanan eksternal yaitu dorongan atau penolakan
untuk dilaksanakannya sebuah kebijakann yang berasal dari
luar organisasi. Dorongan yang dimaksud adalah dukungan
atau penolakan dari masyarakat, ataupun dorongan atau
larangan dari pemerintah dalam bentuk peraturan atau
tatanan hukum dan norma yang berlaku dimasyarakat.
Suatu hal yang terkait dengan lingkungan sekitar
organisasi pasti terkait dengan isomorfisme koersif.
Isomorfisme koersif merupakan hasil tekanan dari tekanan
formal dan informal yang diberikan pada organisasi oleh
organisasi lain, dimana suatu organisasi menjalankan
fungsinya. Kekuatan koersif yaitu tekanan eksternal yang diberikan oleh pemerintah, peraturan lembaga lain untuk
mengadopsi struktur ataupun sistem (Asworth,2009) dalam
Ridha dan Basuki (2012). Peraturan dibuat untuk mengatur
praktik-praktik yang ada agar menjadi lebih baik, disisi lain
kekuatan koersif dari suatu peraturan dapat menimbulkan
kecenderungan organisasi untuk mendapatkan atau
memperbaiki, sehingga hanya memfokuskan pada aspekaspek positif agar organisasi terlihat baik dihadapan pihakpihak luar organisasi.
Perubahan pada organisasi yang didasari oleh
kekuatan koersif akan menimbulkan organisasi lebih
memikirkan pengaruh politik daripada teknisnya. Praktikpraktik yang terjadi dalam organisasi, terutama
berhubungan dengan penerapan transparansi pelaporan
keuangan akan hanya bersifat formalitas yang ditujukan
untuk memperoleh legitimasi, hal tersebut dikarenakan
adanya perubahan organisasi yang lebih cenderung
dipengaruhi politik. Perbedaan penjelasan tersebut
menghasilkan kesimpulan yaitu, tekanan ekstenal adalah
suatu tekanan ataupun dorongan yang berasal dari luar
organisasi yang mampu mempengaruhi kinerja dan
kemampuan dalam organisasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar