Isomorfisme mimetik (ketidakpastian lingkungan)
yaitu kecenderungan organisasi untuk membentuk dirinya
pada perilaku organisasi lain muncul sebagai tanggapan
untuk suatu ketidakpastian pada suatu standar tertentu
(Hastuti, 2015). Menurut Adha (2014) mendifinisikan
ketidakpastian lingkungan sebagai faktor-faktor lingkungan
yang dihadapi oleh suatu organisasi yang berpotensi dapat
mengganggu kinerja organisasi, apabila organisasi tersebut
tidak mampu beradaptasi dengan laju perubahan maupun
dinamikanya yang terdiri dari tingkat perubahan regulasi,
perubahan teknologi informasi, dan juga tingkat perubahan
pasar.
Berbeda dengan yang dikemukakan oleh
(Syarmenda, 2016) ketidakpastian lingkungan yaitu situasi
atau keadaan dimana seseorang terkendala untuk
memprediksi keadaan disekitar, sehingga seseorang tersebut
mencoba untuk melakukan sesuatu untuk menghadapi
ketidakpastian tersebut. Isomorfisme mimetik ini termasuk
dalam bencmarking dan mengidentifikasi praktik terbaik dilapangan. Perubahan peraturan yang cepat dalam suatu
rentang waktu tertentu, adanya peraturan yang berbeda antara
satu dengan yang lain, hal tersebut merupakan salah satu
yang menjadi penyebab. Ketidakpastian menyebabkan
organisasi merubah proses dan strukturnya (Ridha dan
Basuki,2012).
Rendahnya pemahaman organisasi dalam
bertransformasi ke peraturan yang baru merupakan akibat
dari ketidakpastian organisasi terhadap suatu standar berupa
peraturan. Didalam suatu keadaan yang tidak pasti, pemimpin
organisasi akan memustuskan bahwa respon respon terbaik
yang mungkin dapat dilakukan organisasi yaitu meniru
organisasi lain yang mereka anggap lebih baik dari
organisasinya sendiri. Keterandalan sangat dipengaruhi oleh
ketidakpastian dari item-item yang telah diakui dan diukur
dalam laporan keuangan, namun organisasi tetap menyajikan
struktur formal yang berasal dari akun-akun yang bisa
diterima (acceptable account) atas setiap aktivitas organisasi
untuk memenuhi keinginan masyarakat sehingga yang
dinamakan transparansi akan mendorong organisasi untuk
mengungkapkan informasi secara penuh tentang proses dan
juga praktiknya dalam laporan keuangan guna memenuhi
prasyarat kualitas keterandalan (reliability) (Sihaloho,2013). Kesimpulan dari ketidakpastian lingkungan adalah
suatu kondisi ataupun situasi yang dialami oleh individu
dalam sebuah organisasi yang kesulitan memprediksi situasi
disekitarnya karena adanya suatu perubahan-perubahan yang
ketika organisasi tersebut tidak dapat mengikuti lajunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar