Minggu, 27 Juni 2021
Institutional Change atau Perubahan kelembagaan (skripsi dan tesis)
terjadi karena krisis yang
terjadi pada kelembagaan sebelumnya. Pada
awalnya Veblen mengkritik pemikiran karl
Marx tentang krisis kapitalisme sebagai
akibat dari adanya keuntungan yang tinggi
bagi survivor, pengangguran tinggi dan
wujudnya korban persaingan. Krisis
kemudian diadaptasi yang akibatnya
memerlukan perubahan kelembagaan.
Perubahan kelembagaan juga karena adanya
property right dari struktur kelembagaan dan
organisasi yang mempengaruhi kinerja
ekonomi. Apabila kinerja kurang
memuaskan maka diperlukan perubahan
kelembagaan. Selanjutnya perubahan
kelembagaan menurut Williamson
dipengaruhi oleh ongkos transaksi dan
transformasi yang menentukan pula jenis
organisasi. Apabila ongkos transaksi dan
transformasi terlalu tinggi, maka diperlukan
perubahan pada kelembagaan. Perubahan
kelembagaan dapat disebabkan oleh faktor
eksogen sebagaimana uraian diatas namun
juga dapat disebabkan oleh faktor endogen
seperti adanya entrepreneurship yang
membuat keputusan dan adanya persepsi
subyektif dari entrepreneur dalam
menentukan pilihan. Perubahan
kelembagaan timbul karena adanya peluang
yang berasal dari lingkungan eksternal,
kepemilikan dan perluasan ilmu
pengetahuan karena proses belajar dan
meningkatnya skill. Faktor eksternal
muncul karena perubahan harga relatif dan
selera.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar