Berdasarkan Jaros (1997), intensi
keluar mengacu pada kecenderungan
karyawan untuk berhenti menjadi bagian
dari keanggotaan organisasional.
Sesungguhnya, intensi keluar merupakan
awal dari perilaku perputaran kerja
(turnover) yang secara langsung dan
mencerminkan suatu kombinasi dari sikap
pengunduran diri karyawan (Jaros et al., 1993).
Pengunduran diri merupakan suatu
cara pemecahan utama yang dilakukan
karyawan ketika mereka merasakan
ketidakseimbangan dalam kaitannya dengan
hubungan ketenaga-kerjaan (Bunderson,
2001; Robinson & Morrison, 1995;
Rousseau, 1995). Robinson (1994)
berargumentasi bahwa, keberlanjutan
karyawan untuk tetap bekerja merupakan
kontribusi tersendiri yang meningkatkan
persepsi entitlement karyawan dan
mengurangi persepsi mereka mengenai
balas budi.
Lebih lanjut, pada kasus
pemutusan kontrak psikologis karyawan
cenderung untuk keluar dari keorganisasian.
Namun, terdapat dua hal yang menjadi
pertimbangan, yaitu:
a) alternatif pekerjaan
yang tersedia, berdasar pada karakteristik
individual, seperti keterampilan, usia, dan
faktor eksternal seperti tingkat
pengangguran;
b) sosial, psikologis, dan
beberapa biaya yang terkait apabila
meninggalkan organisasi.
Ketika tidak
adanya alternatif pekerjaan lain yang lebih
atraktif dan memungkinkan, atau keluar dari
organisasi merupakan suatu biaya yang
tinggi, karyawan akan merasa terkunci di
dalam organisasi tersebut (Jaros et al., 1993).
Intensi keluar merupakan konsekuensi
dari perubahan organisasional yang akan
dibahas dalam penelitian ini. Hal ini terjadi
karena organisasi dengan tingkat turnover
yang tinggi akan berdampak negatif bagi
organisasi. Dampak negatif yang
ditimbulkan adalah berupa ketidakstabilan
kondisi tenaga kerja serta peningkatan biaya
sumber daya manusia. Hal ini membuat
organisasi tidak efektif, karena kehilangan
karyawan yang sudah berpengalaman dan
harus melakukan pelatihan kembali
karyawan baru. Penelitian Dalton dan Todor
(1993) mengemukakan dampak negatif
turnover, yaitu pada kualitas dan
kemampuan menggantikan (replacebility)
individu yang meninggalkan atau keluar
dari organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar