Selasa, 07 Juni 2022

Pengertian Efisiensi Biaya Produksi (skripsi, tesis, dan disertasi)

Karena setiap perusahaan bertujuan untuk mencari laba, maka efisiensi merupakan suatu hal yang penting yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan. Laba yang maksimal bisa diperoleh atau dicapai melalui penggunaan sumber daya
 yang efisien.Salah satu pengertian efisiensi berkaitan dengan pengukuran suatu kinerja terhadap sesuatu yang dianggap standar, baik itu berkaitan dengan mesin, operasi, individu maupun organisasi. Efisiensi merupakan perbandingan terbaik antara suatu usaha pemanfaatan sumber daya dengan hasil yang diperoleh.Efisiensi biaya produksi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara meminimalkan penyimpangan biaya produksi yang terjadi, baik selisih biaya bahan baku, selisih biaya tenaga kerja maupun selisih biaya overhead pabrik. Supriyono (2000) menyatakan bahwa: “Penyimpangan biaya produksi merupakan perbedaan antara anggaran dengan realisasi dan jika penyimpangan cukup signifikan maka penyimpangan tersebut diselidiki lebih lanjut”.Sedangkan Mulyadi (2005) mengemukakan bahwa: “Selisih biaya sesungguhnya dengan biaya standar dianalisis dan dari analisis ini diselidiki penyebab terjadinya selisih yang merugikan”.Dari definisi di atas dapat diketahui bahwa perbedaan antara anggaran yang telah ditetapkan dengan realisasinya akan terjadipenyimpangan biaya produksi dan penyimpangan ini akan diselidiki jika penyimpangan tersebut cukup signifikan. Perbedaan antara anggaran dan realisasinya akan menimbulkan selisih. Menurut Carter dan Usry yang diterjemahkan oleh Krista (2004) pengertian seisih adalah sebagai berikut: “Selisih antara biaya aktual dengan biaya yang dianggarkan atau selisih antara biaya aktual dengan biaya standar”.Sedangkan menurut Mulyadi (2005): “Selisih (variance) adalah penyimpangan biaya sesungguhnya dengan biaya standar”. Biaya produksi terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Dalam penetapan biaya produksi akan menimbulkan selisih apabila terjadi perbedaan antara anggaran yang ditetapkan dengan realisasinya. Pengertian selisih biaya bahan baku menurut Jayaatmadja (2006) adalah sebagai berikut: “Selisih yang diakibatkan terjadinya perbedaan antara biaya bahan baku standar dan biaya bahan baku sesungguhnya”.Sedangkan menurut Hammer dan Usry yang diterjemahkan oleh Krista (2004) adalah: “Selisih biaya bahan baku adalah suatu selisih yang dihitung dengan membandingkan jumlah aktual bahan baku yang digunakan dengan jumlah standar yang diperbolehkan”.Pengertian selisih biaya tenaga kerja langsung menurut Jayaatmadja (2006) yaitu: “Selisih yang diakibatkan terjadinya perbedaan antara biaya tenaga kerja langsung standar dengan biaya tenaga kerja langsung sesungguhnya”.Sedangkan Hammer dan Usry yang diterjemahkan oleh Krista (2004) mengemukakan bahwa: “Selisih biaya tenaga kerja langsung adalah selisih antara jumlah jam kerja aktual dengan jumlah jam kerja standar yang diperbolehkan”.Pengertian selisih biaya overhead pabrik menurut Jayaatmadja (2006) yaitu: “Selisih biaya overhead pabrik adalah perbedaan jumlah biaya overhead pabrik menurut standar dengan biaya overhead sesungguhnya”.Hammer dan Usry yang diterjemahkan oleh Krista (2004) mengemukakan bahwa: “Selisih biaya overhead pabrik adalah selisih antara overhead pabrik aktual yang terjadi dengan biaya overhead pabrik yang dapat dibebankan ke barang dalam proses di periode tersebut”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar