Terapi aktivitas merupakan suatu kegiatan yang diberikan kepada lansia dan untuk dilakukan secara bersama-sama. Terapi aktivitas kelompok ini lebih mengarah terhadap kegiatan-kegiatan seperti senam bersama, melakukan keterampilan bersama-sama, sehingga individu atau lansia lebih bersemangat dan untuk melatih gerakan fisik yang sudah menurun pada lansia (Keliat, 2005). Terapi aktivitas kelompok adalah sebuah treatment yang dilakukan dengan cara menyertakan beberapa orang dalam sebuah kelompok kecil yang didampingi oleh satu terapis atau lebih yang terlatih dalam proses terapi aktivitas kelompok (Brabendem, Fallon, & Smolar, 2004). Menurut Yalom dalam Stuaart & Laraia (2001), terapi aktivitas kelompok adalah suatu kegiatan yang anggota kelompok mungkin datang dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai dengan keadaan psikis seperti agresif, takut, kebencian, kompetitif, kesamaan, ketidaksamaan, kesukaan, kesepian, dan menarik. Semua kondisi ini akan mempengaruhi dinamika kelompok, ketika anggota kelompok memberi dan menerima umpan balik yang berarti dalam berbagai interaksi yang terjadi dalam kelompok. Terapi aktivitas kelompok ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antar individu lain dengan melakukan kegiatan bersama-sama dengan individu yang lain, guna untuk meningkatkan dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain secara sosial (Kelliat dan wiyono, 2005).
Terapi aktivitas kelompok ini merupakan kumpulan individu yang saling berhubungan dan memiliki masalah yang sama dengan menggunakan aktivitas sebagai terapi (Kelliat dan wiyono, 2005). Terapi kelompok merupakan suatu psikoterapi yang dilakukan sekelompok individu secara bersama-sama dengan jalan berdiskusi satu sama lain yang dipimpin atau diarahkan oleh seorang therapist atau petugas kesehatan jiwa yang telah terlatih (Yosep, 2007). Terapi kelompok adalah terapi psikologi yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi bagi individu dengan gangguan interpersonal (Yosep, 2008). Terapi aktivitas kelompok adalah bentuk terapi yang diberikan kepada individu yang dibentuk dalam kelompok, dan merupakan suatu pendekatan perubahan perilaku melalui media kelompok (Lundry & Jenes dalam Setyoadi & Kushariyadi, 2011). Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok pasien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (Keliat dalam Sumaila, 2015). Terapi modalitas adalah terapi utama dalam keperawatan jiwa. Terapi ini diberikan dalam upaya mengubah perilaku pasien dari perilaku maladaptif menjadi perilaku adaptif (2004). Terapi modalitas adalah terapi dalam keperawatan jiwa, dimana perawat mendasarkan potensi yang dimiliki pasien (modal-modality) sebagai titik tolak terapi atau penyembuhannya (Sarka, 2008). Terapi aktivitas kelompok ini diberikan kepada lansia yang mengalami kesepian yaitu guna lansia tersebut merasakan kebahagiaan, tidak merasa sendiri dengan melakukan kegiatan secara bersama-sama sehingga dapat menurunkan kesepian yang terjadi pada lansia tersebut (Keliat, 2005).
Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu bentuk kegiatan terapi psikologik yang dilakukan dalam sebuah aktivitas dan diselenggarakan secara kolektif dalam rangka pencapaian penyesuaian psikologis, perilaku dan pencapaian adaptasi optimal pada individu (Maryam & Siti, 2008). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa terapi aktivitas kelompok merupakan suatu kegiatan yang diberikan kepada individu dan dilakukan secara bersama-sama dengan individu yang lain, guna untuk meningkatkan dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain secara sosial. Terapi aktivitas kelompok ini merupakan kumpulan individu yang saling berhubungan dan memiliki masalah yang sama dengan menggunakan aktivitas sebagai terapi
Terapi aktivitas kelompok ini merupakan kumpulan individu yang saling berhubungan dan memiliki masalah yang sama dengan menggunakan aktivitas sebagai terapi (Kelliat dan wiyono, 2005). Terapi kelompok merupakan suatu psikoterapi yang dilakukan sekelompok individu secara bersama-sama dengan jalan berdiskusi satu sama lain yang dipimpin atau diarahkan oleh seorang therapist atau petugas kesehatan jiwa yang telah terlatih (Yosep, 2007). Terapi kelompok adalah terapi psikologi yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi bagi individu dengan gangguan interpersonal (Yosep, 2008). Terapi aktivitas kelompok adalah bentuk terapi yang diberikan kepada individu yang dibentuk dalam kelompok, dan merupakan suatu pendekatan perubahan perilaku melalui media kelompok (Lundry & Jenes dalam Setyoadi & Kushariyadi, 2011). Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok pasien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (Keliat dalam Sumaila, 2015). Terapi modalitas adalah terapi utama dalam keperawatan jiwa. Terapi ini diberikan dalam upaya mengubah perilaku pasien dari perilaku maladaptif menjadi perilaku adaptif (2004). Terapi modalitas adalah terapi dalam keperawatan jiwa, dimana perawat mendasarkan potensi yang dimiliki pasien (modal-modality) sebagai titik tolak terapi atau penyembuhannya (Sarka, 2008). Terapi aktivitas kelompok ini diberikan kepada lansia yang mengalami kesepian yaitu guna lansia tersebut merasakan kebahagiaan, tidak merasa sendiri dengan melakukan kegiatan secara bersama-sama sehingga dapat menurunkan kesepian yang terjadi pada lansia tersebut (Keliat, 2005).
Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu bentuk kegiatan terapi psikologik yang dilakukan dalam sebuah aktivitas dan diselenggarakan secara kolektif dalam rangka pencapaian penyesuaian psikologis, perilaku dan pencapaian adaptasi optimal pada individu (Maryam & Siti, 2008). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa terapi aktivitas kelompok merupakan suatu kegiatan yang diberikan kepada individu dan dilakukan secara bersama-sama dengan individu yang lain, guna untuk meningkatkan dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain secara sosial. Terapi aktivitas kelompok ini merupakan kumpulan individu yang saling berhubungan dan memiliki masalah yang sama dengan menggunakan aktivitas sebagai terapi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar