Produsen, distributor atau pedagang pengecer dapat melakukan strategi merek
sebagai berikut dibawah ini :
1. Individu Branding/ merek individu
Individu branding adalah memberikan merek berbeda pada produk baru
seperti deterjen Surf dan Rinso dari Unilever untuk membidik segmen
pasar yang berbeda seperti halnya pada Wings yang memproduksi deterjen
merek So Klin dan Daian untuk segmen pasar yang beda.
2. Family Branding/ Merek Keluarga
Family branding adalah memberi merek yang sama pada beberapa produk
dengan alasan mendompleng merek yang sudah ada dan dikenal
masyarakat. Contoh family branding yakni seperti merk Gery yang
merupakan merek dari Garudafood yang mengeluarkan banya produk
berbeda dengan merek utama Gery seperti Gery Saluut, Gery Soes, Gery
Toya-toya dan lain sebagainya. Contoh lain misalnya yaitu seperti motor
Suzuki yang mengeluarkan varian motor Suzuki Smash, Suzuki Sky
Wave, Suzuki Spin, Suzuki Thunder, Suzuki Arashi, Suzuki Shogun dan
lain-lain.
Merek (brand) telah menjadi elemen krusial yang berkontribusi terhadap
kesuksesan sebuah organisasi pemasaran, baik perusahaan bisnis maupun nirlaba,
pemanufakturan maupun penyedia jasa dan organisasi lokal maupun global. Riset
brand selama ini masih didominasi sector consumer market, terutama dalam
kaitannya dengan produk fisik seperti barang. Namun demikian literature merek
mulai berkembang pula untuk sektor pemasaran jasa, pemasaran bisnis dan
pemasaran online. Bidang kajiannya pun sangat beragam, mulai dari sejarah
manajemen merek, brand origin, brand pioneership dan brand name strategy hingga
brand equity, brang extension, brand loyalty dan global branding
Tidak ada komentar:
Posting Komentar