Sebagai makhluk sosial, komunikasi merupakan unsur penting dalam
kehidupan manusia. Kegiatan komunikasi akan timbul jika seorang manusia
mengadakan interaksi dengan manusia lain, jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi
timbul sebagai akibat dari adanya hubungan social. Pengertian tersebut mengandung
arti bahwa komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat manusia, baik
sebagai individu maupun sebagai kelompok.
Kata komunikasi atau communication dalam bahasa inggris berasal dari
bahasa latin communis yang artinya “sama”, communico, communication, atau
communicare yang berarti “membuat sama” (to make common). Istilah pertama
(communis) adalah istilah yang paling sering sebagai asal usul kata komunikasi, yang
merupakan akar dari kata-kata Latin lainnya yang mirip. Komunikasi menyarankan
bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan dianut secara sama.
(Mulyana,
2005:4) Untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan efektif, kita dituntut untuk tidak
hanya memahami prosesnya, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan kita secara
kreatif. Komunikasi dikatakan efektif apabila komunikasi yang terjadi bersifat dua
arah yaitu dimana makna yang distimulasikan sama atau serupa dengan yang
dimaksudkan oleh komunikator atau pengirim pesan.
Pengertian komunikasi menurut Berelson dan Starainer yang dikutip oleh
Fisher dalam bukunya Teori-Teori Komunikasi adalah penyampaian informasi, ide,
emosi, keterampilan, dan seterusnya melalui penggunaan simbol, kata, angka, grafik
dan lain-lain (Fisher, 1990:10).
Sedangkan menurut Effendy, (1984:6). Komunikasi adalah peristiwa
penyampaian ide manusia. Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi
merupakan suatu proses penyampaian pesan yang dapat berupa pesan informasi, ide,
emosi, keterampilan dan sebagainya melalui simbol atau lambang yang dapat
menimbulkan efek berupa tingkah laku yang dilakukan dengan media-media tertentu.
Harold Lasswell dalam karyanya, The Structure and Function of
Communication in Society (Effendy, 2005: 10), mengatakan bahwa cara yang baik
untuk menjelaskan komunikasi ialah menjawab pertanyaan sebagai berikut: “Who
Says What in Which Channel To Whom With What Effect” atau “Siapa yang
menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui apa, kepada siapa, dan apa
pengaruhnya”. Paradigma Lasswell di atas menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima
unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu, yakni:
a. Pengirim Pesan atau Komunikator (Communicator, Source, sender )
b. Pesan (message)
c. Media (channel)
d. Penerima Pesan atau Komunikan (Communicant, Communicate, Receiver,
Recipient)
e. Efek atau Umpan Balik (Effect, Impact, Influence, Feedback)
Jadi berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, komunikasi adalah proses
penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang
menimbulkan efek tertentu. Untuk lebih jelasnya, selanjutnya akan dibahas dalam
proses komunikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar