Holt et al (2007) mengemukakan bahwa dalam mengukur kesiapan
individu untuk berubah, perlu diperhatikan beberapa perspektif yang terkandung
di dalam domain-domain kesiapan untuk berubah, yaitu:
a. Proses perubahan
Merupakan langkah-langkah yang dilakukan selama implementasi perubahan.
Salah satu dimensi dari proses perubahan adalah sejauh mana partisipasi
karyawan diperbolehkan.
b. Isi dari perubahan organisasi
Merupakan inisiatif spesifik yang diperkenalkan (dan karakteristiknya). Secara
khusus, isi perubahan organisasi terarah pada administrasi, prosedur,
teknologi, atau karakteristik struktural dari organisasi.
c. Konteks organisasi
Merupakan kondisi dan lingkungan dimana para karyawan berfungsi dalam
organisasi. d. Atribut individual dari karyawan
Biasanya beberapa karyawan lebih menghendaki adanya perubahan organisasi
daripada karyawan lainnya.
Isabella (Holt et al, 2007) menyatakan bahwa pengukuran kesiapan
individu untuk berubah dapat dilakukan dengan metode kualitatif maupun
kuantitatif. Meskipun metode kualitatif memberikan informasi yang kaya dan
spesifik, namun metode kuantitatif merupakan suplemen yang sesuai, memberikan
keuntungan yang unik bagi manager, konsultan pengembangan organisasi, dan
peneliti dalam lingkungan atau suasana teretentu. Hal tersebut disebabkan oleh
efisiensi yang diperoleh dari pendistribusian instrumen kuantitatif yang memiliki
daerah cakupan yang luas dalam periode waktu yang relatif singkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar