Holt, et al (2007) menyatakan kesiapan individu untuk berubah
sebagai sikap komprehensif yang secara simultan dipengaruhi oleh isi (apa
yang berubah), proses (bagaimana perubahan diimplementasikan), konteks
(lingkungan dimana perubahan terjadi), dan individu (karakteristik individu
yang diminta untuk berubah) yang terlibat di dalam suatu perubahan dalam
organisasi. Kesiapan individu untuk berubah secara kolektif tercermin dari
sejauh mana individu atau sekelompok individu cenderung untuk
menyetujui, menerima, dan mengadopsi rencana spesifik yang bertujuan
untuk mengubah keadaan saat ini.
Hanpachern, et al (1998) menyatakan bahwa kesiapan untuk
berubah merupakan sejauh mana karyawan siap secara mental, psikologis
atau fisik, sedia untuk berpartisipasi dalam aktivitas pengembangan
organisasi. Terutama lebih merujuk pada kondisi dimana karyawan akan
memiliki peran yang tinggi pada dukungan dan partisipasi dalam perubahan
organisasi.
Berneth (2004) menjelaskan bahwa kesiapan karyawan pada
perubahan adalah lebih dari pemahaman akan perubahan, kesiapan adalah
lebih dari keyakinan pada perubahan tersebut, kesiapan adalah kumpulan
dari pemikiran dan intensi pada usaha perubahan yang spesifik. Haque
(2008) mengemukakan bahwa kesiapan karyawan untuk berubah melibatkan
kepercayaan, sikap, dan niat karyawan terhadap sejauh mana tingkat
perubahan dibutuhkan dan persepsi karyawan serta kapasitas organisasi
untuk melakukan perubahan tersebut.
Karyawan yang siap untuk berubah akan percaya bahwa organisasi
akan mengalami kemajuan apabila organisasi melakukan perubahan, selain
itu mereka memiliki sikap positif terhadap perubahan organisasi dan
memiliki keinginan untuk terlibat dalam pelaksanaan perubahan organisasi
tersebut (Armenakis et al, 1993). Sebaliknya, apabila para karyawan tidak
siap untuk berubah, maka mereka tidak akan dapat mengikuti dan merasa
kewalahan dengan kecepatan perubahan organisasi yang sedang terjadi
(Hanpacern et al, 1998). Berdasarkan definisi yang dikemukakan oleh
beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa kesiapan untuk berubah
merupakan sikap komprehensif yang secara simultan dipengaruhi oleh isi,
proses, konteks dan karakteristik individu; merefleksikan sejauh mana
individu atau sekelompok individu cenderung untuk menyetujui, menerima,
dan mengadopsi rencana spesifik yang bertujuan untuk mengubah keadaan
saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar