Rabu, 07 Juni 2017

Pengukuran Kualitas Produk


Kualitas produk pada laptop memiliki pengukuran yang berbeda berkaitan dengan spesifikasi produk serta spesifikasi kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat pada produk laptop itu sendiri. Seiring dengan perkembangan teknologi, laptop makin memiliki banyak tuntutan kebutuhan sehingga berbagai perusahaan berlomba-lomba mengembangkan kualitas produk agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Berdasarkan Mullins dan Walker (2008) kualitas produk memiliki aspek dimensi yang apabila dikelola dengan baik oleh perusahaan dapat memperkuat keunggulan kompetitif produk tersebut di pasar. Aspek dimensi kualitas produk itu terdiri dari:
1.    Kinerja (Performance).
kinerja produk merupakan dimensi paling dasar dari suatu produk. Konsumen atau pelanggan akan kecewa jika kinerja produk tidak sesuai dengan harapan mereka.
2.    Daya tahan (Durability).
daya tahan merupakan dimensi kualitas produk yang menunjukkan berapa lama suatu produk digunakan sebelum produk tersebut harus diganti. Semakin besar frekuensi pemakaian konsumen terhadap suatu produk, maka semakin besar pula daya tahan produk tersebut.
3.    Kesesuaian (Conformance).
Kesesuaian merupakan dimensi kualitas produk yang sejauh mana karakteristik operasi dasar dari sebuah produk memenuhi spesifikasi tertentu dari konsumen atau tidak ditemukannya cacat pada produk tersebut.
4.    Fitur (Features).
Fitur merupakan karakteristik produk yang dirancang untukmenyempurnakan fungsi produk atau menambah fungsi dasar, berkaitan dengan pilihan–pilihan produk dan pengembangannya. Sehingga akan menambah ketertarikan konsumen atau pelanggan terhadap produk tersebut.
5.    Reliabilitas (Reliability).
Reliabilitas adalah probabilitas bahwa produk akan bekerja dengan memuaskan atau tidak dalam periode waktu tertentu. Semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan maka produk tersebut dapat diandalkan.
6.    Estetika (Aesthetics).
Estetika merupakan karakteristik yang bersifat subjektif mengenai nilai–nilai estetika yang berkaitan dengan penilaian pribadi dan preferensi dari setiap individu atau konsumen. Dapat berupa penampilan produk bisa dilihat dari tampak, rasa, bau, dan bentuk dari produk, atau daya tarik produk terhadap panca indera. Misalnya, bentuk fisik sofa yang menarik, model, warna, tekstur dan sebagainya
7.    Kesan kualitas (Perceived quality)
Kesan kualitas merupakan hasil dari penggunaan pengukuran yang dilakukan secara tidak langsung karena terdapat kemungkinan bahwa konsumen tidak mengerti atau kekurangan informasi atas produk yang bersangkutan. Jadi, persepsi konsumen terhadap produk didapat dari harga, merek, periklanan, reputasi, dan negara asal.
Sedangkan dalam penelitian Lestari (2015) memberikan pengukuran kualitas produk dengan berbagai indikator yaitu:
a.    Kinerja produk
b.    Keandalan produk
c.    Fitur produk
d.   Daya tahan
e.    Kemampuan diperbaiki
f.     Keindahan tampilan produk
g.    Kualitas yang dirasakan

Tidak ada komentar: